Selasa, 22 Agustus 2017

Posted by Unknown
No comments | 23.23

PENENTUAN HARGA TRANSFER


Dua divisi pada Chambers Corporation adalah Intermediate Division dan Final Division. Intermediate Division memproduksi tiga jenis produk: A, B, dan C. Biasanya produkproduk ini dijual baik kepada konsumen luar perusahaan maupun kepada Final Division. Final Division menggunakan produk A, B, danC dalam memproduksi produk X, Y, dan Z, masing-masing. Dalam beberapa minggu terakhir, pasokan produk A, B, dan C semakin sedikit sehingga Final Division beroperasi di bawah kapasitasnya karena langkanya produk-produk tersebut. Akhirnya, Intermediate Division diminta untuk menjual seluruh produknya hanya kepada Final Division.
Data-data finansial mengenai produk-produk tersebut tertera pada tabel di bawah ini:
Intermediate Division
Harga transfer Biaya manufaktur variabel Kontribusi per unit Biaya tetap (total)
Produk A  $ $ 50.000 $ 10,00 3,00 7,00 $ $ 100.000
Produk B $ 10,00 6,00 4,00 $ $
Produk C $ 15,00 5,00 10,00 75.000
Intermediate Division memiliki kapasitas perbulan sebesar 50.000 unit. Hambatan dalam pemrosesannya adalah bahwa kapasitas produksi diperoleh hanya dengan memproduksi minimal 10.000 unit per produknya. Kapasitas sisanya biasa digunakan untuk memproduksi 20.000 unit kombinasi dari ketiga produk tersebut. Intermediate Division tidak dapat melebihi kapasitas produksi yang hanya sebesar 50.000 unit. Final Division memeiliki kapasitas produksi yang cukup untuk memproduksi 40% lebih banyak daripada yang sekarang karena terbatasnya produk A, B, dan C yang diproduksi.
Selain itu, Final Division dapat menjual seluruh produk yang dapat diproduksi pada harga yang ditunjukkan oleh tabel di bawah ini.
Final Division
Harga jual Biaya variabel Pembelian dari dalam Biaya variabel lainnya Total biaya variabel Kontribusi per unit Biaya tetap (total)
Produk X  $ $ $ 50.000 10,00 5,00 15,00 13,00 $ $ 28,00
Produk Y $ 30,00
Produk Z $ 30,00 10,00 5,00 $ $ 15,00 15,00 100.000 $ $ $ 15,00 8,00 23,00 7,00 75.000

Pertanyaan
(a) Jika Anda adalah manajer Intermediate Division, produk apa yang akan Anda jual kepada Final Division? Berapa laba yang akan Anda raih dari penjualan tersebut?
(b) Jika Anda adalah manajer Final Division, produk apa saja yang akan Anda pesan dari Intermediate Division, dengan asumsi bahwa Intermediate Division harus menjual semua produknya kepada Anda? Berapa laba yang akan Anda raih?
 (c) Pola produksi seperti apakah yang akan mengoptimalkan laba perusahaan? Bagaimana hal ini dapat mempengaruhi laba dari Intermediate Division?

Jawaban
(a) Jika saya adalah manajer ID, produk yang saya akan jual adalah produk A dan produk C dengan laba masing-masing $ 66.667 dan $ 91.667 karena perspektif penjual dalam transfer pricing dimana Transfer price ≥ Variable cost per unit + (Total contribution margin on lost sales/ Number of units transferred). Berdasarkan data dalam kasus, transfer price memenuhi syarat tersebut, tetapi karena tingginya biaya tetap pada Produk B, menyebabkan kerugian sebesar $ 33.333.
Produk A
Produk B
Produk C
Total
Unit minimum
     10.000
     10.000
     10.000
         30.000
Unit kombinasi
        6.667
        6.667
        6.667
         20.000
Total Unit
     16.667
     16.667
     16.667
         50.000
Harga transfer/ unit
              10
              10
              15
Total harga transfer
   166.667
   166.667
   250.000
      583.333
Biaya manufaktur variabel/ unit
                3
                6
                5
Total biaya manufaktur variabel
     50.000
   100.000
     83.333
      233.333
Kontribusi/ unit
                7
                4
              10
Margin kontribusi
   116.667
     66.667
   166.667
      350.000
Biaya tetap (total)
     50.000
   100.000
     75.000
      225.000
Laba
     66.667
   (33.333)
     91.667
      125.000

(b) Jika saya adalah manajer FD, produk yang saya akan pesan adalah produk A dan B yaitu untuk produk X dan Y dengan laba masing-masing $ 203.333 dan $ 250.000 karena tingginya biaya tetap pada Produk B, menyebabkan kerugian pada produk Z sebesar $ 36.667.
Produk X
Produk Y
Produk Z
Total
Unit ditransfer
     16.667
     16.667
     16.667
         50.000
40% lebih banyak
        6.667
        6.667
        6.667
         20.000
Total Unit
     23.333
     23.333
     23.333
         70.000
Harga jual/ unit
              28
              30
              30
Total penjualan
   653.333
   700.000
   700.000
   2.053.333
Biaya variabel
Pembelian dari dalam
              10
              10
              15
Biaya variabel lainnya
                5
                5
                8
Total biaya variabel/unit
              15
              15
              23
Total biaya variabel
   350.000
   350.000
   536.667
   1.236.667
Kontribusi/ unit
              13
              15
                7
Margin kontribusi
   303.333
   350.000
   163.333
      816.667
Biaya tetap (total)
   100.000
   100.000
   200.000
Laba
   203.333
   250.000
   (36.667)
      416.667

(c) Pola produksi konstan (horizontal) – pola produksi di mana jumlah yang diproduksi selalu sama, tetapi jika permintaan FD berkurang, tentu akan menyebabkan adanya produk tertimbun dalam gudang yang menjadi biaya sehingga laba akan berkurang.
Pola produksi bergelombang – pola produksi di mana jumlah yang dihasilkan tidak selalu sama sehingga ada saatnya laba, bep, dan rugi. Tetapi karena seluruh produk ID akan ditransfer ke FD, ID hanya perlu memproduksi sebanyak kebutuhan FD saat itu sehingga meminimalisir biaya penyimpanan.
Pola produksi moderat – pola produksi yang bergelombang hanya saja diusahakan agar gelombang produksi itu tidak terlalu tajam sehingga mendekati konstan dan bep atau kerugian dapat diminimalisir karena ditekannya biaya penyimpanan.
Oleh karena itu, pola produksi moderat adalah yang paling optimal untuk ID

Rabu, 01 Maret 2017

Posted by Unknown
No comments | 00.13

Latihan 3 – 20


Dari sudut pandang ekonomi murni , definisikan apa yang membentuk
a.       Kewajiban pensiun
b.      Aset program pensiunan
c.       Posisi ekonomi bersih dari program pensiun
d.      Biaya Pensiun ekonomis


a.       Kewajiban Pensiun
1.       Akumulasi kewajiban manfaat ( Accumulated Benefit Obligation A.B.O)
Merupakan nilai sekarang aktuaria kewajiban manfaat pensiunan dimasa depan kepada pekerja pada saat pensiunan berdasarkan kompensasi saat ini dan jasa sampai saat ini.
2.       Proyeksi Kewajiban Manfaat ( Projected Benefit Obligation P.B.O )
Merupakan estimasi aktuaria atas utang manfaat pensiunan dimasa depan dan jasa sampai saat ini.
b.      Aset Pensiunan

Status Pendanaan ( funded status) atas program yang mempresentasikan posisi ekonomi bersihnya . sebuah program disebut “Didanai Lebih” bila nilai asset pensiun lebih besar dari P.B.O , dan disebut “Didanai Kurang” bila nilai asset pensiun lebih kecil P.B .O.

c.       Posisi Ekonomi Bersih dari program pensiun
              Apabila program pensiun diterapkan posisi ekonomi bersih dari program pensiun harus  menunjukkan posisi keuangan yang signifikan dan cenderung memperoleh profit yang bagus.

d.      Biaya Pensiun Ekonomi ( Economic Pensiun cost)
              Economic pensiun cost atau beban merupakan biaya bersih yang timbul dari perubahan posisi ekonomi bersih atau status pendanaan ( Funded status) selama periode yang bersangkutan.
Biaya pensiun ekonomi meliputi komponen yang berulang ( Recurring ) atau normal maupun yang tidak berulang ( Non Recurring) atau Abnormal. Pengembalian atas asset program pensiun digunakan untuk menutup biaya – biaya tersebut untuk menghitung biaya pensiun  ekonomi bersih.
Biaya pensiun yang terulang terbagi 2 yaitu :

1.       Biaya  Jasa ( Service Cost ) merupakan nilai sekarang.
Aktuaria atas manfaat pensiunan,
Biaya yang menambah P.B.O ini timbul saat pegawai bekerja satu periode lagi ,
Biaya jasa hanya ada dalam program yang mendasarkan jumlah pensiunan pada periode jasa.

2.       Biaya Bunga ( Interest cost)
Merupakan penambahan atas PBO ynag timbul karena pembayaran pensiunan menjadi satu periode lebih dekat. Biaya ini muncul karena PBO merupakan nilai sekarang atas manfaat pensiunan di masa depan, dimana tingkat kenaikan terkait dengan” nilai waktu dari uang”
(Time Value Of Money)
Posted by Unknown
1 comment | 00.11

Soal 2-16B


Berikut ini merupakan cuplikan dari pengumuman laba American Express pada suatu kuartal:
American Express melaporkan laba bersih kuartal sebesar $648 juta
(juta $ kecuali jumlah per saham)
Kuartal yang Berakhir
30 September
Persentase Naik/ (Turun)
20X9
20X8
Laba Bersih
$ 648
$574
13,0%
Pendapatan bersih
$ 4,879
$ 4,342
12,4%
Laba bersih per Saham (Dasar)
$ 1,45
$ 1,27
14,2%
Rata-rata jumlah saham beredar
446,0
451,6
(1,2%)
Rata-rata tingkat pengambilan ekuitas
25,3%
23,9%



(juta $ kecuali jumlah per saham)
Sembilan bulan yang
Berakhir 30 September
Persentase Naik/ (Turun)
20X9
20X8
Laba Bersih
$ 1,869
$1,611
16,0%
Pendapatan bersih
$ 14,211
$ 12,662
12,2%
Laba bersih per Saham (Dasar)
$ 4,18
$ 3,53
18,4%
Rata-rata jumlah saham beredar
447,0
456,2
(2,0%)
Rata-rata tingkat pengambilan ekuitas
25,3%
23,9%

Karena perubahan aturan akuntansi, perusahaan diharuskan mengapitalisasi biaya software dan tidak membebankan pada saat terjadinya. Untuk kuartal ketiga tahun 10X9, hal ini menghasilkan laba sebelum pajak sebesar $68 juta (setelah dikurangi amortisasi). Selain itu, sekuritisasi piutang kartu kredit menghasilkan keuntungan $55 juta ($36 juta setelah pajak) pada kuartal berjalan.

Diminta:
Evaluasi dan berikan pendapat atas (a) kulaitas laba dan (b) kinerja relative American Express pada kuartal berjalan dibandingkan dengan kuartal yang sama pada tahun fiscal sebelumnya.

 Evaluasi dari kenerja American Express:
-          Kebijakan akuntansi yang digunakan merupakan sejalan dengan norma akuntansi,
-          Menurut saya kinerja keuangan sangat baik karena laba yang didapat lebih rendah setelah dikurangi pajak
-          Kualitas laba perusahaan merupakan kualitas laba tinggi, karena perusahan menyampaikan informasi laporan keuangan secara wajar, dan tidak teridentifikasi adanya tanda bahaya dalam kualitas laba.
 Kesimpulan: Evaluasi kualitas laba didefinisikan sebagai sejauh mana perusahaan mengaplikasi konservatisme-perusahaan dengan kualitas laba tinggi diharapkan memiliki rasio harga terhadap labayang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan dengan kualitas laba rendah.


Latihan 1 bab 2


Beberapa pemakai laporan keuangan menekankan bahwa meskipun memiliki daya tarik intelektual, keseragaman dalam akuntansi tidak dapat dilakukan dalam lingkungan modern yang rumit yang berstandard, paling tidak sebagian pada kekuatan pasar ekonomi.
Diminta:
a.       Jelaskan paling tidak tiga kelemahan keseragaman akuntansi nasional/internasional;
b.      Jelaskan mengapa keseragaman dalam akuntansi  akan memiliki dampak dapat       diperbandingkan.
Jawaban :
a.       Kelemahan keseragaman akuntansi nasional/internasional :
1.      adanya kegagalan pasar/kebutuhan untuk mencapai tujuan social, yang berkaitan dengan penyajian informasi keuangan bagi pihak yang berkepentingan.
2.      adanya kecenderungan bahwa pihak pemerintah yang terlibat dalam bidang tersebut bertindak untuk melindungi kepentingan public/melakukan tindakan yang merugikan profesi akuntansi
3.      keseragaman akuntansi gagal membedakan:
Ø  entitas public dan non public;
Ø  laporan keuangan tahunan dan intern;
Ø  perusahaan besar dan kecil;
Ø  laporan keuangan auditan dan non audit;
Ø  pengungkapan yang berlebihan, pengukuran yang rumit, atau keduanya.
b.   Akuntansi distandardisasi dan digunakan sebagai alat untuk kendali administrasi oleh pemerintah pusat. Keseragaman dalam pengukuran, pengungkapan, dan penyajian akan memudahkan perancang pemerintah,autoritas pajak , dan bahkan manager untuk menggunakan informasi akuntansi dalam mengendalikan seluruh jenis bisnis, dan keseragaman ini digunakan di Negara-negara dengan ke terlibatan pemerintah yang besar  dalam perencanaan ekonomi dimana akuntansi digunakan antara lain untuk mengukur kinerja, mengalokasi sumnber daya, mengumpulkan pajak, dan mengendalikan harga, contohnya adalah Negara Perancis.

http://dimasturewa.blogspot.co.id/2011/05/akuntansi-laporan-keuangan_31.html

a.Kelemahan keseragaman akuntansi nasional atau internasional
1. Dalam Pendekatan bisnis
keseragaman akuntansi ditujukan secara khusus kepada pemakai-pemakai tertentu data akuntansi. Pendekatan ini mempertimbangkan secara penuh karakteristik-karakteristik bisnis dan lingkungan bisnis tempat dimana data dikumpulkan, diproses dan dikomunikasikan. Pendekatan ini merupakan suatu pendekatan pragmatis yang sangat bergantung pada konvensi dan paling sering dipakai dalam perancangan bagan-bagan akun terpisah yang seragam, yaitu bagi suatu cabang industri atau perdagangan.

2. Dalam Pendekatan ekonomi
Pendekatan ekonomi bagi keseragaman akuntansi pada dasarnya adalah pendekatan makro. Pendekatan ini mengakaitkan akuntansi dengan kebijakan publik. Badan-badan hukum dan peraturan publik digunakan untuk menjalankan sistem yang telah terbentuk dalam pola pengembangan seperti itu. Pertimbangan-pertimabangan akuntansi teknis berada pada tingkatan kedua, dan pertimbangan-pertimbangan kebijakan nasional berada pada tingkatan paling atas.

3. Dalam Pendekatan teknis
Pendekatan akuntansi teknis atas pengembangan keseragaman merupakan pekerjaan para akademisi. Pendekatan ini bersifat analitis, dimana pendekatan ini berusaha memperoleh keseragaman dari prinsip-prinsip dasar pembukuan double entry. Pendekatan ini juga merupakan pendekatan umum karena perhatian langsung diberikan kepada karakteristik-karakteristik bisnis tertentu dari transaksi-transaksi akuntansi atau proses akuntansi. Terakhir, orientasi yang luas dari pendekatan ini pada hakekatnya bersifat teoritis.


b. Karena keseragaman dalam akuntansi internasional dan nasional memiliki cara yang berbeda dalam menentukan kebijakkan akuntansi


Latihan 2-3


Beberapa pemakai laporan keuangan mengkritik ketepatan waktu laporn keuangan tahunan.

Diminta:

a.   Jelaskan mengapa informasi ringkas pada laporan laba rugi bukan merupakan informasi baru saat laporan tahunan diterbitkan.

b.   Jelaskan jenis informasi pada laporan keuangan yang merupakan informasi baru bagi pemakai laporan keuangan saat laporan tahunan diterbitkan.

Jawab:

a.)   Informasi ringkas pada laporan laba rugi bukan merupakan informasi baru saat laporan tahunan diterbitkan karena perusahaan seringkali membuat penyesuaian  yang terkait dengan kinerja satu tahun secara keseluruhan, informasi laporan keuangan juga dipakai untuk menganalisis kinerja dan prospek perusahaan masa yang akan datang. Informasi ini diterbitkan juga digunakan untuk menghindari kejutan negative yang tidak menyenangkan saat perusahaan melaporkan kinerja yang buruk.

b.)  Jenis informasi pada laporan keuangan yang merupakan informasi baru bagi pemakai laporan keuangan saat laporan tahunan diterbitkan adalah informasi keuangan kuartal yang disajikan untuk menyampaikan informasi rinci yang berguna untuk analisis, untuk menarik perhatian investor melalui laba pro forma pada pengumuman laba.


Latihan 2-4


SEC mewajibkan perusahaan untuk menyerahkan laporan keuangan wajib setiap kuartal maupun setiap tahun. Laporan per kuartal disebut 10 – Q.
Diminta :
Apakah dua faktor mengenai laporan kuartal yang dapat menyesatkan jika tidak dipertimbangkan oleh analisis saat melakukan analisis laporan kuartal ?
∞ Karena, banyak perusahaan yang memberikan informasi per kuartal dengan amat singkat sehingga kegunaannya menjadi terbatas.


Latihan 2-5

SEC mensyaratkan beberapa laporan wajib bagi perusahaan yang memperdagangkan sahamnya dipublik 
Diminta :
Identifikasi laporan SEC mana yang tepat untuk menemukan informasi berikut.
a. Diskusi manajemen mengenai hasil keuangan untuk tahun fiscal
b. Jenis kompensasi CEO dan total kompensasi yang diberikan pada CEO pada thun fiscal 
lalu.
c. Siapa saja anggota dewan direksi dan apakah mereka berasal dari dalam atau luar
perusahaan?
d. Berapakah direktur dibayar untuk pekerjaa yang mereka lakukan?
e. Hasil operasi dan posisi keuangan pada akhir kuartal kedua.
f. Mengapa perusahaan mengganti auditor mereka?
g. Rincian mengenai penawaran saham untuk publik dalam waktu dekat.


Jawab :
Jadi SEC mewajibkan perusahaan mengisi form. Form ini perlu dijadikan referensi untuk informasi yang tepat waktu ada dua factor yang perlu dipahami.
1. Musim (Seasonality). Saat tren/kecenderungan harus dipertimbangkan dampak dari
musim
2. Penyesuaian akhir tahun (Year-end Adjustment). Perusahaan sering kali membuat
penyesuaian pada kuartal terakhir.

Daftar Laporan SEC yang tepat dapat dilihat dilaporan utama SEC.



a. Laporan tahunan mencakup semua informasi yang terdpat pada form 10-k namun karena form 10-k biasanya juga mencakup laporan yang tidak terdapat pada laporan tahunan maka biasanya laporan tahunan juga di buat secara berkala
b. Jenis insentif bersifat keuangan, sementara lainnya bersifat psikologi dan sosial. Insentif keuangan berupa kenaikan gaji, bonus, tunjangan dan fasilitas, sementara insentif psikologi dan soasial kemungkinan promosi, tambahan tangung jawab,otonomi yang lebih besar, lokasi yang geografis lebih baik, dan pengakuan.
c. Mereka berasal dari dalam perusahaan tugasnya adalah mengawasi manajemen dan menjaga kepentingan pemegang saham
d. Besarnya gaji eksekutif perusahaan tergantung besar-kecilnya
perusahaan ataupun standar yang berlaku secara umum. Namun, secara umum,
gaji para eksekutif puncak di perusahaan multinasional, minimal US$ 250
ribu/tahun atau sekitar Rp 2,5 miliar (Rp 10 ribu/US$ 1)).
e. Tidak mengetahui
f. Ketidak sepakatan akuntansi, indefendensi auditor terganggu, perusahaan dalam kepailitan dan tidak mampu membayar perusahaan audit, perusahaan termasuk opini auditor, tanpa persetujuan yang tepat
g. Tidak mengetahui


Latihan 2-6
http://agassiagain.blogspot.co.id/2011/03/manajer-bertanggung-jawab-untuk.html

Manajer bertanggung jawab untuk memastikan kewajaran dan akurasi laporan keuangan. manajer juga memiliki informasi mendalam yang dapat membantu mengestimasi hasil di masa depan. Namun, manajer memiliki beberapa insentif untuk melaporkan secara strategis informasi yang menguntungkan mereka.


Diminta:

Asumsikan seorang manajer dari perusahaan publik berniat untuk mengakui pendapatan secara tidak wajar dan curang. Jelaskan hukuman yang dapat dikenakan kepada manajer tersebut melalui mekanisme pengawasan yang digunakan untuk membatasi aktivitas tersebut.

Jawabannya:
Beberapa contoh adalah :
a. Penerimaan penyogokan (bribes) atau pembayaran kembali
b. Pengalihan kepada seorang karyawan atau pihak luar dari suatu transaksi yang secara potensial menguntungkan, yang secara normal menghasilkan keuntungan bagi organisasi.
c. Penggelapan (embezzlement) yang ditandai oleh penyalahgunaan uang atau harta, dan pemalsuan catatan keuangan untuk menutup tindakan dengan demikian membuat diteksi sulit dilakukan.
d. Penyembunyian (concealment) yang disengaja atau penyajian yang salah dari kejadian atau data
e. Klaim yang diajukan untuk jasa dan barang yang sebenarnya tidak diberikan kepada organisasi.

Seandainya seorang manajer tidak mengakui adanya pendapatan secara tidak wajar dan curang, maka manajer tersebut tidak lagi dipercayai oleh atasannya dan bisa dikenai hukuman seperti pemecatan. Maka dari itu dibutuhkan seorang manajer yang jujur saat menjalankan tugasnya.


Latihan 2-7


Soal:::
Terdapat berbagai motivasi bagi manager untuk menyajikan pengungkapan sukarela.
Identifikasi apakah yang manager anda percayai cenderung untuk menyajikan informasi berikut dalam bentuk pengungkapan sukarela (setiap kasus tidak saling berhubungan)
a.Suatu perusaahaaan merencanakan untuk menjual divisi  dgn kinerja tdk baik dengan kerugian yg cukup besar pada kuartal ke 2 tahun depan.
b.Suatu perusahaan mengalami penjualan yang mengecewakan dan oleh karena itu ingin melaporkan laba yang mengecewakan pada akhir kuartal yang berjalan.
c.Suatu perusahaan merencanakan akan melaporkan laba yang sangat baik pada tahun berjalan.
d.Manajement percaya bahwa konsensus ramalan analisis sedikit lebih tinggi di banding ramalan menager.
e.Manager sangat yakin bahwa perusahaan di nilai sangat terlalu rendah berdasarkan sahamnya pada saat ini.
   JAWAB:::””
a.Jika perusahaan akan menjual divisi dengan kinerja yg tidak baik dan dalam keadaan kerugian yang sangat besar,memungkinkan seorang manager akan melakukan penyesuaian atau  prediksi terhadap perusahaan yang sedang di jalani nya mengapa tidak mengalami kemajuan pada perusahaan yang seang iya pimpin .
b.Dalam suatu perusahaan sangatlah penting untuk melaporkan –laporan keuangan baik dalam keadaan yang menguntungkan maupun yg merugikan.pada soal yg  diatas ,kerugian  yg dialami perusahaan oleh karena itu mau tidak ma  manager memberikan motivasi kepada perusahaan sesuai degan tuntutan hukum yg berlaku agar tidak  terjadi kerancuan dalam lapora keuangan(kesalahan sistem)Pihak perusahaan tetap memberikan laporan yang sesuai dengan keadaan yng terjadi.
c. Yaitu dengan  mengevaluasi hasil  laporan yang keluar dan yang msuk serta  melihat  selisih antara kerugian dan keuntungan yg di dapat di dalam perusahaan tersebut agar bisa  di laporkan  pada tahun yg berikutna.
d.Dikarnakan manajement lebih mengetahui selisih pendapatan yg keluar dengan yg masuk di badingkan manager
e.di karnakan perusahaantersebut sedang mengalami kerugian dan tidak ada satupun pemasukan untuk memulihkan  perusahaan yg sedang iya pimpin,dan kurangnya sistem kinetja pada perusahaan tersebut.


Latihan 2-8


Latihan 2-9



Laporan keuangan bergerak signifikan ke model dimana semua asset dan kewajiban akan diukur dengan dasar nilai wajar  bukannya dengan biaya historis.
Kelebihan dan kekurangan 2 model pengukuran 2 model diatas :
Kelebihan  :
1.       Merefleksikan informasi sekarang
Tidak ada yang menyangkal bahwa akuntansi penilaian wajar merefleksikan informasi berjalan mengenai nilai asset dan kewajiban neraca ,
Sebaliknya informasi biaya historis dapat usang, dengan meningkatnya disebut dengan istilah asset dan kewajiban tersembunyi ( hidden).
2.       Tidak ada Bias Konservatif
Akuntansi penilaian wajar diharapkan dapat menghilangkan bias konservatif yang pada saat ini terjadi dalam   akuntansi , menghilangkan sifat konservatif diharapkan dapat meningkatkan keandalan karena sifat netralnya yaitu melaporkan informasi tanpa bias.
Kekurangan :
-          Rentan terhadap manipulasi
Berkaitan erat dengan alasan sebelumnya terdapat kekhawatiran akuntansi penilaian wajar akan meningkatkan kemampuan manajer memanipulasi laporan keuangan.
Sekali lagi masalah ini erat berkaitan dengan penggunaan input tingkat ke – 3 lebih sulit memanipulasi nilai wajar ketika inpu tingkat 1 atau 2 digunakan.

Jenis asset  atau kewajiban yang lebih cocok untuk pengukuran tingkat wajar yaitu berdasarkan nilai historis.
Efek menggunakan model penilaian wajar dalam pelaporan laba yakni


LATIHAN 2-10


Jelaskan dua alasan mengapa laporan laba rugi berdasarkan akuntansi akrual lebih berguna untuk menganalisa kinerja usaha dibandingan dengan laporan laba rugi berdasarkan arus kas.
Jelaskan apa yang akan dilaporkan pada sisi aset suatu neraca berbasis arus kas dibandingkan dengan sisi aset pada neraca berbasis akrual.
Kelebihan akuntansi akrual adalah relevansinya untuk pengambilan keputusan. Kelebihan informasi arus kas adalah keandalannya. Jelaskan mengapa akuntansi akrual lebih relevan, sementara arus kas lebih andal.

Jawaban

Dua alasan :
Karena informasi mengenai laba perusahaan berdasarkan akuntansi akrual biasanya memberikan indikasi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan arus kas saat ini dan masa depan yang lebih baik dibandingkan dengan informasi yang dibatasi oleh aspek keuangan berupa penerimaan dan pembayaran kas, serta
Akuntansi akrual menimbulkan reaksi yang sama kuat dari penentangnya. Bagi para penentangnya, akuntansi akrual merupakan kombinasi dari aturan yang rumit dan tidak sempurna yang menghalangi tujuan laporan keuangan-menyajikan informasi mengenai arus kas dan kapasitas untuk menghasilan kas.
Yang akan di laporkan pada sisi aset suatu neraca berbasis arus kas adalah :
Piutang, namun belum mengakui pendapatan dari penjualan secara kredit dengan kata lain mempunyai piutang.
Kas
Baik laporan laba rugi akrual maupun neraca lebih masuk akal daripada pencatatan dengan akuntansi kas. Namun, ada ketidakpastian dengan angka akrual tersebut. Angka tersebut kurang konkret-karena didasarkan pada asumsi-asumsi. Sebagai contoh, jika mengamsumsikan semua orang yang membeli sepotong kaos secara kredit, atau akan membayarnya nanti. Apabila beberapa pelanggan tidak membayarnya, laba bersih (dan neraca) akn berubah. Tetapi secara keseluruhan meskipun angka akrual lebih “lembut” (riskan), namun lebih masuk akal daripada arus kas, sedangkan
Fitur yang menarik dalam arus kas adalah kesederhanaanya. Arus kas mudah dipahami dan dapat dihitung secara langsung. Arus kas juga merupakan sesuatu yang berwujud dan pasti. Kas terlihat seperti hal yang nyata bukan kreasi dari metode akuntansi. Tetapi sayangnya saat akan mengukur kaapasitas perusahaan untuk menghasilkan kas, kegunaan arus kas sangat terbatas.


Latihan 2-11


Analis menghasilkan ramalan atas laba akuntansi beserta informasi berorientasi masa depan lainnya. informasi ini memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan informasi laporan keuangan.

diminta : a. Diskusikan apakah anda percaya bahwa ramalan analis lebih relevan untuk pengambilan keputusan usaha dibandingkan dengan informasi laporan keuangan?

b. Diskusikan apakah anda percaya ramalan-ramalan analis lebih andal untuk pengambilan keputusan usaha dibandingkan dengan informasi laporan keuangan.


Jawab :

sebelum menjawab pertanyaan saya akn menjelaskan terlebih dahulu tentang analis keuangan dan laporan keuangan menurut pengetahuan dan referensi yang saya dapatkan.

Analis keuangan atau perantara informasi merupakan sumber informasi alternatif yang akan digunakan oleh perusahan untuk mengambil keputusan usaha. analis ini memerankan peranan penting dan unik dalam pelaporan keuangan. Disatu sisi, analis mencerminkan suatu kelompok pemakai yang aktif dan terpelajar. Dan sisi lain, analis merupakan sumber informasi alternatif yang utama dibandingkan dengan sumber informasi alternatif lainnya. Para manajer atau pihak perusahaan biasanya akan merespons permintaan analis serta merespons ancaman yang mereka miliki sebagai sumber informasi saingan. Peran analis ini mencakup pengumpulan, pemrosesan, interpretasi dan pemilihan informasi mengenai prospek keuangan suatu perusahaan seperti, analis saham, warta investasi, penasihat investasi dan penilaian utang. Analis tidak secara langsung terlibat dalam pembuatan keputusan investasi dan kredit. sebaliknya, tujuan mereka adalah menyajikan informasi yang berguna untuk keputusan tersebut. dari itu analis menghasilkan ramalan, rekomendasi, dan laporan penelitian tentu saja input analis berupa laporan keuangan, pengungkapan sukarela, serta berita ekonomi, industri dan perusahaan. analis memberikan nilai dengan memproses dan menyintesiskan informasi mentah dan beragam mengenai suatu perusahaan menjadi suatu bentuk yang berguna bagi keputusan usaha.

Laporan keuangan adalah laporan yang memuat hasil-hasil perhitungan dari proses akuntansi yang menunjukan kinerja keuangan suatu perusahaan pada suatu saat tertentu. laporan keuangan melaporkan prestasi historis dari suatu perusahaan dan menberikan dasar, bersama dengan analis bisnis dan ekonomi untuk membuat proyeksi dan ramalan untuk masa depan.
(J. Fred Weston & Thomas E. Copeland,1994: 24)

a. saya setuju bahwa ramalan analis lebih relevan dalam pengambilan keputusan dibandingkan dengan informasi laporan keuangan karena, analis mengambil kesimpulan dan ramalan yang dia buat berdasarkan laporan keuangan atas perusahaan yang bersangkutan. relevan sendiri merupakan kualitas informasi akuntansi yang diinginkan oleh para pembuat keputusan.

b. saya kurang setuju tentang ramalan analis lebih andal dalam pembuatan keputusan dari pada laporan keuangan. Andal merupakan karakteristik penting dalam informasi keuangan, untuk menjadi andal laporan keuangan harus dapat diverifikasi, disajikan dengan jujur, dan netral.. andal sendiri lebih kepada laporan keuangan bagaimana laporan keuangan itu disajikan jadi, jika laporan keuangan tersebut telah disajikan dengan jujur, netral dan tanpa bias serta dapat diverifikasi maka jika analis menggunakan laporan keuangan tersebut, ramalan analis dapat diandalkan tapi jika laporan keuangan tersebut tidak disajikan dengan semestinya maka ramalan analis tidak bisa diandalkan.


Jawaban :

a) Percaya karena sumber informasi alternatif , khususnya laporan dan ramalan analisis, menggunakan informasi yang berorientasi ke masa depan. Laporan keuangan hanya mencakup ramalan yang terbatas . Lagi pula akuntansi berdasarkan biaya historis (dan konservatisme) biasanya menyebabkan keterlambatan pengakuan, yaitu saat aktivitas usaha tertentu terlambat diakui.

b) Tidak percaya karena Pengambilan keputusan usaha yang berhubungan dengan keputusan usaha merupakan dan tetap satu – satunya system yang relevan dan andal untuk mencatat, mengklasifikasi dan meringkas aktivitas usaha.


JAWABAN :

A . Tidak , karena ramalan hanyalah perkiaan saja dan belum pasti kebenarannya , sedangkan informasi itu lebih relevan kebenarannya.

B . Tidak , karena ramalan tidak bisa diandalkan kebenarannya , sedangkan informasi sudah pasti relevan kebenarannya.


Latihan 2 - 12


Akuntansi akrual mensyaratkan estimasi hasil masa depan misalnya cadangan piutang
tak tertagih merupakan jumlah piutang lancar yang pada akhirnya terbukti tidak tertagih.

Diminta:

Identifikasi dan jelaskan 3 alasan mengapa informasi akuntansi dapat menyimpang dari realisai ekonomi yang mendasarinya.


jawaban :

akuntansi Akrual Basis merupakan salah satu konsep yang sangat penting dalam akuntansi, dimana Pencatatan basis kas adalah teknik pencatatan ketika transaksi terjadi dimana uang benar-benar diterima atau dikeluarkan. Dengan kata lain Akuntansi Cash Basis adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar yang digunakan untuk pengakuan pendapatan, belanja dan pembiayaan.

(3 alasan) mengapa informasi akuntansi dapat menyimpang dari realisasi ekonomi

1 .karena akuntansi akrual dalam cadangan piutang tak tertagih itu Metode cadangan ini mencatat kerugian piutang dagang berdasarkan estimasi sehingga terjadinya penyimpangan realisasi ekonomi

2.kuntansi berbasis akrual di satu sisi akan menghasilkan laporan operasional dan dihentikan dari penggunaan aktif pemerintah dan tdk memenuhi definisi aset

3. karena Pada saat laba sedang mengalami penurunan atau pada saat perusahaan memerlukan dana untuk menutupi biaya atau kerugian sehingga terbukti tidak tertagih


Latihan 2-13


Ketua SEC mengacu pada cadangan tersembunyi pada neraca sebagai cadangan “toples kue” (cookie-jar). Cadangan ini dibuat saat laba sedang tinggi dan dikeluarkan untuk meningkatkan laba pada periode ketika laba sedang turun.
Diminta :
Cadangan untuk (1) piutang tak tertagih, (2) persediaan, beserta (3) akrual dengan jumlah besar yang terkait dengan beban restrukturisasi merupakan transaksi yang menghasilkan cadangan tersembunyi. 

a. Untuk setiap transaksi tersebut, jelaskan kapan dan bagaimana cadangan tersembunyi dibentuk.
b. Untuk setiap transaksi tersebut, jelaskan kapan dan bagaimana cadangan tersembunyi digunakan untuk meningkatkan laba.

Jawab:

a. Cadangan tersembunyi dibentuk pada saat perusahaan sudah mengurangi harga penjualan dengan biaya produksi, lalu mengurangi semua biaya operasional, pembagian dividen (jika perusahaan menerbitkan saham), pajak, maupun piutang – piutang yang tak tertagih. Setelah itu barulah perusahaan dapat membentuk cadangan tersembunyi bagi perusahaan.
b. Pada saat laba sedang mengalami penurunan atau pada saat perusahaan memerlukan dana untuk menutupi biaya atau kerugian. Manajer tidak melaporkan bagian laba pada periode, baik dengan menciptakan cadangan atau “bank” laba dan kemudian melaporkan laba tersembunyi ini pada saat periode buruk. Cara ini disebut perataan laba.


Latihan 2-14

Pada beberapa dekade lalu, beberapa bank besar “Pusat uang” Citicorp mencatat tambahan besar pada cadangan kerugian pinjaman mereka. Misalnya, Citicorp melakukan pencatatan sekaligus penambahan yang besar pada cadangan kerugian pinjaman yang hampir sebesar $ 3 milyar. Tambahan cadangan kerugian pinjaman ini menyebabkan kerugian bersih yang besar untukl bank tersebut. Meskipun sebagian besar analisis setuju bahwa tambahan cadangan memang diperlukan, banyak yang berspekulasi bahwa bank mencatat tambahan cadangan melebihi yang diperlukan.


Diminta:

a. mengapa bank memilih untuk mencatat cadangan kerugian melebihi kebutuhan?

b. jelaskan bagaimana cadangan kerugian pinjaman yang terlalu besar dapat digunakan untuk manajemen laba?

Jawaban:

a. (i) menghindari laba bersih negatif,

(ii) menghindari penurunan berpendapatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya,
iii) menghindari kekurangan laba bersih dibandingkan dengan kelompok sebaya
(iv) mengurangi variabilitas laba bersih ‘bank dari waktu ke waktu.  Selain itu, mereka dikelola lebih intensif jika tingkat mereka cukup besar untuk menutup kesenjangan dengan target yang sesuai.
b. Terlalu besarnya jumlah yang dicadangkan itu dimaksudkan agar proyeksi laba bisa dikontrol oleh pihak manajemen, cadangan ini timbul akibat piutang tak tertagih sehingga menimbulkan kerugian, sedangkan piutang dapat terjadi karena adanya transaksi penjualan. Piutang yang besar menandakan bahwa penjualan yang dilakukan perusahaan sangat baik, sebaliknya kerugian piutang terlalu tinggi dapat diartikan bahwa kebijakan kredit perusahaan terlalu longgar. Sehingga dengan adanya kejadian di masa lalu dapat mempengaruhi laba di masa depan dan mempengaruhi manajemen perusahaan.


A. Mengapa sebuah bank memilih untuk mencatat cadangan kerugian piutang melebihi kebutuhan?

Jawab : karena setiap akhir periode perusahaan (bank) perlu mengadakan penaksiran tentang besarnya piutang yang kira-kira tidak tertagih, bilamana suatu waktu nanti piutang yang dicadangkan tidak tertagih itu benar-benar terjadi, maka perusahaan hanya langsung menjurnal saja, tidak perlu khawatir akan mendapat uang darimana untuk piutang yang tidak tertagih tersebut, karena perusahaan telah memiliki cadangan yang tersembunyi.

B. Jelaskan bagaimana cadangan kerugian pinjaman yang terlalu besar dapat digunakan untuk manajemen laba di masa depan.

Jawab : pihak manajemen biasanya telah menganalisis bagaimana kegiatan perusahaan khususnya dalam hal pinjaman dana. Cadangan kerugian pinjaman pun telah dijadikan pos-pos khusus dalam hal pencatatn akuntansi. Ini disebabkan karena terlalu seringnya perusahaan mengalami kerugian piutang (pinjaman yang tidak terbayar), sehingga perusahaan harus mencadangkan kerugian pinjaman ini dengan hati-hati. Terlalu besarnya jumlah yang dicadangkan itu dimaksudkan agar proyeksi laba bisa dikontrol oleh pihak manajemen, cadangan ini timbul akibat piutang, sedangkan piutang timbul akibat penjualan. Piutang yang besar menandakan bahwa penjualan yang dilakukan perusahaan sangat baik, sehingga mempengaruhi laba di masa depan.

Selasa, 28 Februari 2017

Posted by Unknown
No comments | 23.44

Soal 1-1



Kampa Company beroperasi di tahun 1992 sedangkan Arbor Company pada tahun 1998. Perusahaan tersebut membayar bunga 7% atas utang mereka lepada kreditor.

Berikut informasi mengenai kedua perusahaan:


Kampa Company
Arbor Company
2003
2002
2001
2003
2002
2001
Perputaran total aktiva
3.0
2.7
2.9
1.6
1.4
1.1
Pengembalian atas total aktiva
8.9%
9.5%
8.7%
5.8%
5.5%
5.2%
Margin Laba
2.3%
2.4%
2.2%
2.7%
2.9%
2.8%
Penjualan
$400.000
$370.000
$386.000
$200.000
$160.000
$100.000

PADA KAMPA COMPANY

1. Kenaikan perputaran total aktiva cukup baik, semakin besar pada tahun 2003 walaupun menurun sedikit pada tahun 2002. 
2. Pengembalian atas total aktiva mengalami kenaikan pada tahun 2002.
3. Margin laba terbesar pada tahun 2002 yaitu sebesar 2,4%.
4. Penjualan paling besar pada tahun 2003.

PADA ARBOR COMPANY

1. Perputaran total aktiva paling baik pada tahun 2003.
2. Pengembalian atas total aktiva naik pada tahun 2003.
3. Margin laba terbesar pada tahun 2002 yaitu sebesar 2,9%.
4. Penjualan paling besar pada tahun 2003.

Menurut penulis, kemampuan perusahaan menggunakan aktiva secara efisien dapat dilihat dari berapa besar margin laba(profit laba) dari perusahaan tersebut. Dengan tingkat profitabilitas yang tinggi berarti perusahaan akan beroperasi pada tingkat biaya rendah dan menghasilkan laba yang tinggi. Pada kasus ini kedua perusahaan sudah baik, tetapi lebih baik pada Arbor Company pada perolehan profit marginnya.

Financial Leverage dianggap baik jika perusahaan memperoleh pendapatan dari penggunaan dana. Menurut penulis, Kampa Company dan Arbor Company dapat dikatakan sukses dalam melakukan financial leverage di tahun 2003 karena penjualan yang lebih besar dari penggunaan dana dan atas utang mereka kepada kreditor.

SOAL  1-2



COHORN COMPANY

Laporan Laba Rugi Komparatif ($000)

Untuk tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal 31 Desember, 1997-2003
 
 2003200220012000199919981997
Penjualan$1594$1396$1270$1164$1086$1010$828
HPP1146932802702652610468
Laba Kotor448464802462434400342
Beban Operasi340266802180156154128
Laba Bersih$108$198802$282$278$246$214
 

COHORN COMPANY

Neraca Komparatif ($000)

Untuk tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal 31 Desember, 1997-2003

 2003200220012000199919981997
Aktiva       
Kas$68889294989699
Piutang Usaha,Bersih480504456350308292206
Persediaan Barang Dagang137812641104932836710515
Aktiva Lancar Lainnya46422444383819
Investasi Jangka Panjang000136136136136
Aktiva Tetap, Bersih21202114185210441078960825
Total aktiva$4452$4012$3528$2600$2494$2323$1800
        
Kewajiban dan Ekuitas       
Kewajiban Jangka Pendek$1120$942$618$514$446$422$272
Kewajiban Jangka Panjang119410401012470480520390
Saham Biasa100010001000840840640640
Modal Kontribusi Lainya250250250180180160160
Laba Ditahan888780648596548490338
Total Kewajiban dan Ekuitas$4452$4013$3528$2600$2494$2232$1800
 

Diminta :

Hitunglah presentase tren untuk masing-masing pos dalam kedua laporan tersebut dengan menggunakan tahun 1997 sebagai tahun dasar.
Analisis dan berikan komentar atas laporan keuangan tersebut dan presentase tren dari bagian a di atas.
 

Jawab :

a. Saldo Kas 31 Desember Tahun 1 adalah $99

Saldo Kas 31 Desember Tahun 2 adalah $96

Menggunakan 100 sbg angka indeks untuk Tahun 1

Angka Indeks untuk Tahun 2 :

Saldo tahun sekarang     x  100     =   $96   x   100    =    96,96

   Saldo tahun dasar                                 $99

Saldo Kas 31 Desember Tahun 3 adalah $98

Angka Indeks untuk Tahun 3 :

$98   x   100   =   98,98

$99

Perubahan saldo kas antara Tahun 1 dan Tahun 2 = 96,96 – 100 = -3,04 %

Perubahan saldo kas dari Tahun 2 ke Tahun 3 = $98/$96 = 1,02 % didapat dari perbandingan langsung.

b. Penjualan secara umum meningkat sejak tahun 1997 dan dipadani oleh kenaikan total beban operasi . Secara keseluruhan, analisis tren angka indeks tidak menunjukkan adanya masalah dengan prospek pertumbuhannya, karena dapat meningkatkan laba jangka pendek. Profitabilitas jangka panjangnya bergantung pada peningkatan penjualan. Analisis ini menggunakan tahun 1997 sebagai tahun dasar.

Soal 1-3



Lakukan analisis komparatif atas Eastman Corporation dengan menyelesaikan analisis dibawah ini. Uraikan dan beri komentar atas temuan yang signifikan dari analisis komparatif Anda.

EASTMAN CORPORATION 
Laporan Laba Rugi (juta $) 
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 

Tahun 6 Tahun 5 Tahun 4 Angka Angka Rata-
Kumulatif rata Tahunan
Penjualan $6,880 $3,490 $2,860 
Harga Pokok Penjualan 3210 2610
Laba kotor 3670 680 1050 1800
Beban operasi 
Laba sebelum pajak 2740 215 105 
Laba bersih $1,485 $145 $58 


Jawab:


Laporan Laba Rugi (juta $) 
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 

Tahun 6 Tahun 5 Tahun 4 Angka Angka Rata-
Kumulatif rata Tahunan
Penjualan $6,880 $3,490 $2,860 $13,230 $4,410 
Harga Pokok Penjualan 3210 2810 1810 7830 2610
Laba kotor 3670 680 1050 5400 1800
Beban operasi 4225 465 945 5635 1878,33
Laba sebelum pajak 2740 215 105 3060 1020
Laba bersih $1,485 $145 $58 $1,688 562,67


Dari laporan tersebut dapat kita lihat bahwa:

PENJUALAN
- penjualan paling tinggi terjadi pada tahun ke 6 yaitu $6.880
- dari tahun 5 ke tahun 6 terjadi kenaikan yang cukup signifikan yaitu $3.390 atau 97,13 %.
- kenaikan tersebut melebihi dari tahun sebelumnya yang hanya naik $ 630 atau 22,03 %.
- Jika dibandingkan, nilai rata-rata volume penjualan selama 3 tahun, perolehan penjualan selama tahun ke 6 yaitu $ 6.880 jauh melebihi dari rata-rata penjualan selama 3 tahun terakhir yaitu $ 4.410.

Harga Pokok Penjualan
- Harga Pokok Penjualan paling tinggi terjadi pada tahun ke 6 yaitu $3.210
- Dari tahun 5 ke tahun 6 terjadi kenaikan yang cukup signifikan yaitu $400 atau 14,23 %.
- kenaikan tersebut melebihi dari tahun sebelumnya yang hanya naik $ 1.000 atau 55,24%.
- Jika dibandingkan, nilai rata-rata harga pokok penjualan selama 3 tahun, perolehan harga pokok penjualan $7.830 jauh melebihi dari rata-rata harga pokok penjualan selama 3 tahun terakhir yaitu $ 2610.

Analisis Trend Angka Indeks



Tahun 7Tahun 6Tahun 5
Pos LaporanNomor 
Indeks
Perubahan dalam presentaseNomor 
Indeks
Perubahan dalam presentaseNomor 
Indeks
Penjualan 
Harga Pokok Penjualan
Laba Kotor
Beban Operasi
Laba Sebelum Pajak
Laba Bersih
265 
139
126
255
126
129
29% 
15%
17%
20%
14%
12%
100 
100
100
100
100
100
33.3% 
33.3%
33.3%
33.3%
33.3%
33

Soal 1-5



 Asumsikan Anda seorang analis yang sedang mengevaluasi Mesco Company. Data yang tersedia dalam analisis keuangan Anda adalah sebagai berikut (kecuali dinyatakan lain, seluruh data adalah per 31 Desember, tahun 5)
Laba ditahan, 31 Desember Tahun 4            $98.000
Rasio margin laba kotor                                  25%
Aktiva tak lancar                                           2,5-1
Jumlah hari penjualan dlm persediaan           $280.000
Jumlah hari penjualan dlm piutang                   45 hari
Ekuitas pemegang saham trhdp total utang        4-1
Penjualan                                                     $920.000
Saham biasa: nilai nominal $15: 10.000 lembar saham ditempatkan dan beredar pada harga $21 per lembar

Diminta:
Menggunakan data tersebut, susunlah neraca per 31 Desember, tahun 5, untuk analisis Anda. Beban operasi (tidak termasuk pajak dan harga pokok penjualan tahun 5) adalah sebesar $180.000. Tarif pajak adalah 40%. Asumsikan 360 hari setahun dalam perhitungan rasio. Tidak ada deviden tunai yang dibayarkan tahun 4 atau tahun 5. Aktiva lancar terdirin dari kas, piutang, dan persediaan.

Jawaban:

Rasio Margin Laba Kotor = (Penjualan – HPP) 
                                                          Penjualan

                               25 % = (920.000 – HPP) 
                                                           920.000


                                  HPP = 920.000 – (920.000 * 25%)
                                          = 920.000 – 230.000
                                          = 690.000


                                                    Laporan Laba Rugi

Penjualan                                                              Rp 920.000
HPP                                                                       Rp 690.000
Laba Kotor                                                             Rp 230.000
Beban Operasi                                                        Rp 180.000
Laba sebelum pajak                                                 Rp   50.000
Total Pajak                                                               Rp   20.000 ( 50.000 * 40%)
Laba Bersih                                                             Rp   30.000


Jumlah hari untuk menjual persediaan = persediaan rata-rata
                                                                           HPP / 360

                                                 45 hari = persediaan rata-rata (x)
                                                                             690.000 / 360

                     Persediaan rata-rata(x) = 45 * (690.000 / 360)
                                                              = 45 * (1916,67)
                                                              = 86.250,15 (86.250 (pembulatan))


                                      Persediaan = 86.250
                                                                    2

                                                      = 43.125



                        Periode Penagihan = Piutang rata-rata
                                                            Penjualan / 360

                                         18 hari = Piutang rata-rata
                                                        920.000 / 360

                           Piutang rata-rata = 18 * (920.000 / 360)
                                                       = 18 * 2.555,5
                                                       = 45.999

                                        Piutang = 45.999
                                                                2

                                                    = 22.999,5 (22.999 (pembulatan))

Soal 1-6



Anda adalah seorang analisis yang sedang menelaah Foxx Company. Data berikut ini untuk analisis keuangan Anda (kecuali dinyatakan lain, seluruh data adalah per 31 Desember, Tahun 2):
Rasio Lancar.................................: 2
Perputaran Piutang Usaha.....................: 16
Saldo awal Piutang Usaha.....................: $50.000
Pengembalian akhir tahun atas ekuitas biasa..: 20%
Penjualan (seluruhnya penjualan kredit)......: $1.000.000
Jumlah hari penjualan dalam persediaan.......: 36 hari
Rasio margin laba kotor......................: 50%
Beban (tidak termasuk harga pokok penjualan).: $450.000
Rasio total utang terhadap ekuitas...........: 1
Aset tak lancar..............................: $ 300.000

Diminta:
Menggunakan data tersebut, susunlah neraca per 31 Desember, Tahun2, untuk analisis anda. Aset lancar terdiri dari atas kas, piutang, dan persediaan. Klasifikasi neraca terdiri atas kas, piutang, persediaan, total asset tidak lancar, total kewajiban lancar, total kewajiban tidak lancar, dan ekuitas.

Diketahui:
Total asset : $ 500.000

Jawab:
Rasio Perputaran Piutang Usaha = Penjualan : Rata-rata Piutang
Rata-rata Piutang = Penjualan : Rasio Perputaran Piutang Usaha
= $ 1.000.000 : 16
= $ 62.500
Rata-rata Piutang = (Piutang Awal + Piutang Akhir) : 2
Piutang Akhir = (Rata-rata Piutang x 2) – Piutang Awal 
= $ 62.500 x 2) - $ 50.000
= $ 75.000


Rasio Margin Laba Kotor = (Penjualan – HPP) : Penjualan
HPP = Penjualan - (Rasio Margin Laba Kotor x Penjualan)
= $ 1.000.000 – (50% x $ 1.000.000) 
= $ 500.000
Rasio Jumlah Hari Penjualan dalam Persediaan = Persediaan Rata-rata : (HPP/360)
Persediaan Rata-rata = Rasio Jumlah Hari Penjualan dalam Persediaan x (HPP/360)
= 36 x ($ 500.000 / 360)
= $ 50.000


Kas = Total Aset Lancar – (Piutang + Persediaan)
= $ 200.000 – ($ 75.000 + $ 100.000) 
= $ 25.000

Rasio lancar = Aset Lancar : Kewajiban Lancar
Kewajiban Lancar = Aset Lancar : Rasio Lancar 
= $ 200.000 : 2
= $ 100.000

Penjualan....= $ 1.000.000
HPP..........= $ 500.000 -
Laba Kotor...= $ 500.000
Beban........= $ 450.000 -
Laba Bersih..= $ 50.000
Rasio Pengembalian akhir tahun atas ekuitas biasa = Laba Bersih : Rata-rata Ekuitas Pemegang Saham
Rata-rata Ekuitas pemegang Saham = Laba Bersih : Rasio Pengembalian akhir tahun atas ekuitas biasa
= $ 50.000 : 20%
= $ 250.000

Rasio Total Utang Terhadap Ekuitas = Total Kewajiban : Ekuitas Pemegang Saham
Total Kewajiban = Rasio Total Utang Terhadap Ekuitas x Ekuitas Pemegang Saham
= 1 x $ 250.000 
= $ 250.000

NERACA Per 31 Desember Tahun 2
ASET
Aset Lancar
Kas..........................= $ 25.000
Piutang......................= $ 75.000
Persediaan...................= $ 100.000 +
Total Aset Lancar.......................= $ 200.000
Total Aset Tidak Lancar.................= $ 300.000 +
TOTAL ASET.........................................= $ 500.000

KEWAJIBAN DAN EKUITAS PEMEGANG SAHAM
Total Kewajiban Lancar.......= $ 100.000
Total Kewajiban Tidak Lancar.= $ 150.000 +
TOTAL KEWAJIBAN.........................= $ 250.000
Total Ekuitas...........................= $ 250.000 +
TOTAL KEWAJIBAN DAN EKUITAS........................= $ 500.000

Analisis:
Rasio Lancar yang normal berada di angka 2, pada contoh kasus diatas Rasio perusahaan tersebut adalah 2 sehingga perusahaan berjalan secara baik dan normal. Sedangkan untuk Rasio perputaran Piutang, Persediaan, dan Aktiva semakin tinggi angka yang di dapat menandakan semakin bagus jalannya perusahaan tersebut. Begitu pun dengan nilai Laba Kotor, Laba Operasi dan Laba Bersih semakin tinggi nilainya semakin bagus perusahaan karena nilai itu mempengaruhi penjualan yang terjadi di dalam perusahaan tersebut. Tapi jika nilai Rasio total utang terhadap akuitas semakin tinggi, menandakan bahwa kinerja perusahaan tersebut buruk.

Tambahan:
Jawaban neraca diatas untuk nilai Total Ekuitas dan Persediaan dianggap sama dengan nilai rata-rata Ekuitas dan rata-rata persediaan, karena baik untuk Ekuitas dan persediaan tidak diketahui nilai awalnya.

Soal 1-7



Anda berencana untuk menganalisis neraca Voltek Company per 31 Desember. Tahun 6.

Tersedia data sebagai berikut :

1. Saldo awal dan akhir neraca pada akun piutang dan persediaan adalah sama.

2. Laba bersih sebesar $1.300.

3. Kelipatan bunga dihasilkan sebesar 5 (pajak penghasilan nol). Perusahaan memiliki obligasi bertingkat bunga 5% dan diterbitkan pada nilai nominal.

4. Margin laba bersih sebesar 10%. Margin laba kotor adalah 30%.

5. Jumlah hari penjualan dalam piutang adalah 72 hari.

6. Penjualan terhadap modal kerja akhir tahun (sales to end-of- year working capital ) adalah 4.Rasio lancar adalah 1,5.

7. Rasio cepat adalah 1,0 (tidak termasuk beban di bayar di muka ).

8. Aset tetap (bersih) adalah $6.000. Sepertiga dari aset tetap ini telah disusutkan.

9. deviden dibayarkan atas saham preferen 8% non partisipasi sebesar $40. Tidak ada perubahan jumlah saham biasa beredar selama tahun 6. Saham preferen diterbitkan 2 tahun lalu pada harga normal.

10. Laba per saham adalah $3,75.

11. Saham biasa diterbitkan pada nilai nominal $5.

12. Saldo laba pada tanggal 1 januari, tahun 6, adalah $350.

Diminta :

a. Dengan informasi yang tersedia, siapkan neraca perusahaan per 31 Desember, tahun6 ,(termasuk klasifikasi pos sebagai berikut : kas, piutang, persediaan, beban dibayar dimuka, aset tetap(bersih), kewajiban lancar, utang obligasi, dan ekuitas pemegang saham).

b. Tentukan jumlah deviden atas saham biasa yang dibayarkan ditahun 6.



Jawaban :

Saldo laba per 31 desember tahun 6      $1.300

Ratio margin laba kotor         30%

Ratio margin laba bersih         10%

Ratio lancar            1,5

Ratio cepat (tidak termasuk beban dibayar dimuka)   1,0

Aset tetap            $6.000

Jumlah hari penjualan dalam piutang      72 hari

Kelipatan bunga dihasilkan        5

Obligasi bertingkat bunga         5%

Penjualan terhadap modal kerja       4

Laba per saham           $3,75

Saham biasa : nilai nominal        $5

Deviden atas saham preferen        8%

Non partisipasi           $40

Saldo laba tanggal 1 Januari tahun 6      $350

Perputaran persediaan         5


VOLTEK COMPANY
Neraca (ribuan dolar)
Per 31 Desember
  Tahun5 Tahun6
Aset    
Aset lancar:    
Kas $ 1.300 $  350
Piutang dagang 1.490 3599
Persediaan 1.415 2423
Beban dibayar dimuka 15 13
Total aset lancar  4.220 6385
Aset tetap, bersih $ 6.000 $ 1.300
Aset lainnya 123 157
Total aset $ 10.343 $ 7.842
Kewajiban dan ekuitas pemegang saham    
Kewajiban lancar :    
Wesel bayar kepada bank $ --- $   3,75
Utang obligasi  --- 5
Utang usaha 485 933
Utang jangka panjang 122 179
Total kewajiban lancar 607 1120,75
Ekuitas pemegang saham :    
Saham biasa, nilai nominal $ 5; modal dasar 5.000.000 lembar ditempatkan; saham beredar masing-masing 550.000 lembar dan 829.000 550 829
Saham preference, seri A 8% nilai nominal $ 40; ditempatkan 40.000 lembar; saham beredar masing-masing 20.000 lembar dan 18.000 lembar 450 575
Total ekuitas pemegang saham 1.000 1404



Anda berencana untuk menganalisis Voltek Company per 31 Desember, Tahun 6. Tersedia data sebagai berikut :

Saldo awal dan akhir neraca pada akun piutang dan persediaan adalah sama.
Laba bersih sebesar $1.300.
Kelipatan bunga dihasilkan (times interest earned) sebesar 5 (pajak penghasilan nol). Perusahaan memiliki obligasi bertingkat bunga 5% dan diterbitkan pada nilai nominal.
Margin laba bersih sebesar 10%. Margin laba kotor adalah 30%. Perputaran persediaan adalah 5.
Jumlah hari penjualan dalam piutang (day's sales in receivable) adalah 72 hari.
Penjualan terhadap modal kerja akhir tahun (sales to end-of-year working capital) adalah 4. Rasio lancar (current ratio) adalah 1,5.
Rasio cepat (acid-test ratio) adalah 1,0 (tidak termasuk beban dibayar di muka).
Aktiva tetap (bersih) adalah $6.000. Sepertiga dari aktiva tetap ini telah disusutkan.
Dividen dibayarkan atas saham preferen 8% nonpartisipasi sebesar $40. Tidak ada perubahan jumlah saham biasa beredar selama Tahun 6. Saham preferen diterbitkan 2 tahun lalu pada harga nominal.
Laba per saham adalah $3,75.
Saham biasa diterbitkan pada nilai nominal $5.
Laba ditahan pada tanggal 1 Januari, Tahun 6, adalah $350.


Diminta :

Dengan informasi yang tersedia, siapkan neraca perusahaan per 31 Desember, Tahun 6, (termasuk klasifikasi pos sebagai berikut: kas, piutang, persediaan, beban dibayar di muka, aktiva tetap (bersih), kewajiban lancar, utang obligasi, dan ekuitas pemegang saham).
Tentukan jumlah deviden atas saham biasa yang dibayarkan di Tahun 6.


Answer :

Margin laba bersih = laba bersih/penjualan
10% = 1.300/penjualan
Penjualan = 13.000
Margin laba kotor = penjualan - HPP/penjualan
30% = 13.000 - HPP/13.000
3.900 = 13.000 - HPP/13.000
HPP = 9.100
Jumlah hari penjualan = piutang rata-rata/(penjualan/360)
72 = piutang rata-rata/(13.000/360)
Piutang rata-rata = 2.600
Perputaran persediaan = HPP/rata-rata persediaan
5 = 9.100/rata-rata persediaan
Rata-rata persediaan = 1.820
Laba kotor = penjualan - HPP
= 13.000 - 9.100 = 3.900
-----------------------------------------------------------------------------------

Voltek Company

NERACA

Per 31 Desember


Aktiva

Kas

Piutang 2.600

Persediaan 1.820

Beban dibayar di muka

Aktiva tetap (bersih) 4.000

Total Aktiva 15.750


Pasiva

Kewajiban lancar

Utang obligasi

Ekuitas pemegang saham

Total Pasiva 15.750



Neraca dan laporan laba rugi Chico Electronics disajikan di bawah ini ( tariff pajak 40% )

CHICO ELECTRONICS
Neraca ( ribuan $ )
Per 31 Desember
                                                                                                                                Tahun 4                                Tahun 5
Aktiva
Aktiva lancar :
Kas                                                                                                                         $   683                                    $   325
Piutang Dagang                                                                                                   1.490                                     3.599
Persediaan                                                                                                           1.415                                     2.423
Beban di bayar dimuka                                                                                          15                                           13
                Total aktiva lancar                                                                           3.603                                     6.360
Aktiva tetap, bersih                                                                                         1.065                                      1.541
Aktiva lain – lain                                                                                                   123                                         157
Total aktiva                                                                                                   $  4.792                                 $   8.058
Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham
Kewajiban lancar :
Wesel bayar kepada bank                                                                            $ —-                                      $     875
Utang jangka panjang jatuh tempo dalam waktu
Satu tahun                                                                                                                   38                                          116
Utang usaha                                                                                                             485                                          933
Estimasi kewajiban pajak penghasilan                                                          588                                          472
Akrual beban                                                                                                           576                                          586
Uang muka pelanggan                                                                                             34                                          963
                Total kewajiban lancar                                                                     1.721                                      3.945
Utang jangka panjang                                                                                             122                                        179
Kewajiban lain – lain                                                                                                  81                                        131
Total kewajiban                                                                                                     1.924                                     4.255
Ekuitas pemegang saham :
Saham biasa, nilai nominal 1$;modal dasar 1.000.000
Lembar; saham beredar 550.000 lembar tahun 4 dan
829.000 lembar tahun 5                                                                                         550                         829
Saham preferen, Seri A 10%;nilai nominal $25;modal
Dasar 25.000 lembar tahun 4 dan 18.000 lembar tahun 5                      500                         450
Tambahan modal disetor                                                                                         450                         575
Laba ditahan                                                                                                              1.368                      1.949
                Total ekuitas pemegang saham                                                          2.868                      3.803
Total kewajiban dan ekuitas pemegang saham                                         $4.792                 $8.058
CHICO ELECTRONICS
Laporan laba rugi ( ribuan $ )
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                                                                                Tahun 4                                Tahun 5
Penjualan bersih                                                                                              $ 7.570                                  $ 12.085
Penghasilan lain, bersih                                                                                         261                                           345
                Total pendapatan                                                                               7.831                                      12.410
Harga pokok penjualan                                                                                   4.850                                        8.048
Beban umum,adm dan pemasaran                                                             1.531                                        2.025
Beban bunga                                                                                                              22                                              78
                Total biaya dan beban                                                                     6.403                                      10.151
Laba bersih sebelum pajak                                                                            1.428                                         2.259
Pajak penghasilan                                                                                                  628                                             994
Laba bersih                                                                                                       $    800                                   $     1.265CHICO ELECTRONICS

 

Diminta :

Hitung dan intrepretasikan rasio keuangan perusahaan berikut ini untuk Tahun 5 :

Rasio cepat ( acid test ratio )
Pengembalian atas aktiva ( return on assets )
Pengembalian atas ekuitas biasa ( retirn on common equity )
Laba per saham ( earning per share )
Rasio margin laba kotor ( gross profit margin ratio )
 Kelipatan bunga dihasilkan ( times interest earned )
Jumlah hari untuk menjual persediaan ( days to sell inventory )
Rasio utang jangka panjang terhadap ekuitas ( long – term debt to equity ratio )
Total utang terhadap equitas ( total debt to equity )
Penjualan terhadap modal kerja ( sales to end of year working capital )
 

JAWABAN :

Rasio cepat ( acid test ratio )
= Kas + kas setara + surat berharga + piutang usaha / kewajiban lancar

= 3.924 / 3.945 = 0,99

Pengembalian atas aktiva ( return on assets ) 
= Laba bersin + beban bunga ( 1 – tarif pajak )/ rata – rata total aktiva

= ( 1.265 + 78 ( 1 – 0,4 ))/(( 4.792 + 8.058 )/2)

= 805,8 / 6425 = 12%

Pengembalian atas ekuitas biasa ( return on common equity )
= Laba bersih / rata – rata ekuitas pemegang saham

= 1.265 / ((2.868 + 3.803)/2)

= 1.265 / 3.333,5 = 37,9%

Laba per saham ( earning per share ) 
= Laba bersih / Jumlah lembar saham

= 1.265 / 849.000

= 0,149

Rasio margin laba kotor ( gross profit margin ratio )
=( Penjualan – HP Penjualan )/ Penjualan

= (12.065 – 8.048) / 12.065

= 33,29%

 Kelipatan bunga dihasilkan ( times interest earned )
= laba sebelum pajak & bunga / beban bunga

= 2.237 / 78

= 28,67%

Jumlah hari untuk menjual persediaan ( days to sell inventory )
= persediaan rata – rata /( HP Penjualan / 360)

= ((1.415 + 2.423 )/2) / (8.048 / 360)

= 1.919 / 22,35

= 85 hari

Rasio utang jangka panjang terhadap ekuitas ( long – term debt to equity ratio )
= kewajiban jangka panjang  / ekuitas pemegang saham

= 179 / 3.803

= 0,047

Total utang terhadap equitas ( total debt to equity )
= total kewajiban / ekuitas pemegang saham

= 4.255 / 3.803 = 1,11

Penjualan terhadap modal kerja ( sales to end of year working capital )
= 12.065 / 2.415 = 52%

Soal 1-9



Sebagai konsultan MCR Company, anda diberi tahu bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan untuk membeli Lakeland Corporation. MCR Company meminta anda menyiapkan statistic dan analisis keuangan tertentu untuk Tahun 5 dan Tahun 4 dengan menggunakan Laporan Keuangan Lakeland sebagai berikut :

















a) Rasio Lancar
Tahun ke 5, Rasio lancar = Aset Lancar/Kewajiban Lancar
= 13.570.000/5.900.000
= 2,3

Tahun ke 4, Rasio lancar = Aset lancar/Kewajiban lancar
= 12.224.000/6.320.000
= 1,9


b) Rasio cepat
Tahun ke 5, Rasio Cepat = kas+setara kas+surat berharga+piutang/Kewajiban Lancar
= 1.610.000+4.075.000/5.900.000
= 0,96

Tahun ke 4, Rasio Cepat = kas+setara kas+surat berharga+piutang/Kewajiban Lancar
= 1.387.000+3669.000/6.320.000
= 0,8


c) Nilai buku per lembar saham
Tahun ke 5, Nilai buku per lembar saham = Nilai nominal saham/Lembar saham
= 550.000/550.000
= 1

Tahun ke 4, Nilai buku per lembar saham = Nilai nominal saham/Lembar saham
= 500.000/500.000
= 1


d) Rasio margin laba kotor
Tahun ke 5, Rasio margin laba kotor = Penjualan-Harga pokok penjualan/Penjualan
= 48.400.000-31.460.000/48.400.000
= 35%

Tahun ke 4, Rasio margin laba kotor = Penjualan-Harga pokok penjualan/Penjualan
= 41.700.000-29.190.000/41.700.000
= 30%


e) Jumlah hari untuk menjual persediaan
Tahun ke 5, Jml hari untuk menjual persediaan 
= Persediaan rata-rata/(HPP)/360
=(7.250.000+7.050.000)/(31.460.000/360)
= 14.300.000/2/87.388,88
= 81,81 hari

Tahun ke 4, Jml hari untuk menjual persediaan 
= Persediaan rata-rata/(HPP)/360
= (7.050.000+6.950.000)/2/(29.190.000/360)
= 14.000.000/2/81.083,33
= 86,33 hari


f) Kelipatan bunga dihasilkan
Tahun ke 5
Laba sebelum pajak = Tot. pendapatan-HPP-Bi. penjualan-Bunga atas cad. pelunasan piutang
= 48.500.000-31,460,000-12.090.000-300.000
= 4.650.000
Kelipatam bunga dihasilkan = Laba sebelum pajak dan bunga/Beban bunga
= 4.650.000+30.000/30.000
= 156 


Tahun ke 4
Laba sebelum pajak = Tot. pendapatan-HPP-Bi. penjualan-Bunga atas cad. pelunasan piutang
= 41.725,000-29.190.000-8.785.000-275.000
= 3.475.000
Kelipatam bunga dihasilkan = Laba sebelum pajak dan bunga/Beban bunga
= 3.475.000+0/0
= 0


g) Rasio harga laba atas saham biasa
Tahun ke 5
Laba per saham 
= Laba bersih/Nilai nominal
= 2.360.000/550.000
= 47,2
Rasio harga laba atas saham biasa = Harga pasar per lmbr saham/Laba perusahaan
= 73,50/47,2
= 1,55

Tahun ke 4
Laba per saham 
= Laba bersih/Nilai nominal
= 1.755.000/500.000
= 3,51
Rasio harga laba atas saham biasa 
= Harga pasar per lmbr saham/Laba perusahaan
= 47,75/3,51
= 13,60


h) Pengeluaran modal kotor
Tahun ke 5, pengeluaran modal kotor = Investasi dalam Aktiva tetap
= 8.905.000

Tahun ke 4, pengeluaran modal kotor = Investasi dalam aktiva tetap
= 9.046.000

Analisis :
a) perusahaan yang mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya mempunyai current ratio berkisar 2. perusahaan LAKELAND mengalami peningkatan current ratio dari tahun 4 ke tahun 5 dikarenakan aset lancar bertambah dan kewajiban lancar menurun.

b) ARTINYA, SETIAP Rp 1 HUTANG DIJAMIN OLEH
Rp 1,4 AKTIVA LANCAR (Angka yang terlalu tinggi,mengindikasikan kelebihan kas atau piutang, dan angka Yang terlalu kecil menunjukan resiko likuiditas yg tinggi). pada perusahaan LAKELAND mempunyai tingkat likuiditas yang tinggi dikarenakan qiuck ratio berada dibawah angka normal (1,5).

c) Tidak ada perubahan.

d) penjualan dari tahun 4 ke tahun 5 meningkat dan HPP mengalami peningkatan juga, kenaikan dikarenakan penjualan dari tahun 4 ke tahun 5.

e) persediaan akan berputar setiap 82 hari sekali, diperkirakan dalam setahun persediaan akan berputar sebanyak 4kali.

f) pengguanaan utang dari tahun k4 ke tahun 5 berkurang, karena itu kelipatan bunga yang dihasilkan tinggi.

g) rasio harga laba atas saham biasa mengalami penurunan dikarenakan laba persaham meningkat tajam dari tahun 4 ke tahun 5 dan harga perlembar saham juga meningkat.

h) investasi aktiva tetap mengalami penurunan dikarenakan penjualan aset dan penyusutan.

Soal 1-10



beberapa rasio untuk tiga perusahaan berbeda yang beroperasi dalam 3 industri berbeda (dagang, farmasi, dan utilitas) dilaporkan dalam table di bawah ini :
Keterangan : n.a = not applicable (tidak dapat diaplikasikan)
Diminta : identifikasi industry untuk masing-masing perusahaan. Berikan setidaknya dua alasan untuk mendukung masing-masing pilihan anda.
Jawab :
Identifikasi Perusahaan A (perusahaan dagang)
* Rasio margin laba kotor sebesar 18% : biaya produksi yang dikeluarkan oleh Perusahaan A sangat besar, karena semakin kecil margin laba kotor maka biaya produksi yang di tanggung oleh perusahaan semakin besar, sebaliknya jika margin laba kotor besar maka biaya produksinya kecil.
* Rasio margin laba bersih sebesar 2% : Perusahaan A tidak mampu menghasilkan laba yang tinggi sehingga akan mempengaruhi pembagian deviden. Jika laba bersih kecil maka pembagian deviden pun akan kecil.
* Rasio Penelitian dan pengembangan terhadap penjualan sebesar 0%: perusahaan A tidak melakukan penelitian dan pengembangan karena perusahaan A termasuk perusahaan dagang dengan tujuan untuk memperkecil biaya operasi.
* Rasio iklan terhadap penjualan sebesar 7% : perusahaan mengeluarkan biaya iklan untuk mendongkrang penjualan dengan rasio 7%.
* Rasio beban bunga terhadap penjualan sebesar 1% : penjualan yang dilakukan oleh perusahaan A terdapat beban bunga sebesar 1%. Angka ini termasuk kecil sehingga dapat meringankan biaya yang akan mempengaruhi laba bersih yang akan dihasilkan perusahaan tersebut.
* Pengembalian atas investasi (ROA) sebesar 11% : setiap $ 1 investasi asset akan menghasilkan 11sen laba tahunan sebelum dikurangi bunga setealh pajak.
* Perputaran piutang usaha 95 kali : dalam setahun piutang usaha berputar 95 kali. semakin besar nilai perputaran dari piutang usaha maka semakin efisien perusahaan tersebut. Oleh karena itu perusahaan ini termasuk efisien dalam mengelola piutang usahanya. Untuk mengetahui berapa hari piutang tersebut akan menjadi kas maka harus dicari rata-rata umur piutang tersebut akan terkumpul, dengan menggunakan rumus :
Rata-rata umur piutang = 365/(perputaran piutang )
Dengan asumsi dalam satu tahun terdapat 365 hari.
Maka rata-rata umur piutang tersebut adalah : 365/(95 ) = 3,8 hari dibulatkan menjadi 4 hari.
Jika rata-rata umur piutang kecil ini menandakan bahwa resiko tidak kembalinya piutang perusahaan A sangatlah kecil dengan mengingat rata-rata umur piutang perusahaan ini selama 4 hari. Berarti setiap 4 hari sekali piutang akan menjadi kas.
* Perputaran persediaan 9 kali : dalam setahun persediaan pada perusahaan A berputar sebanyak 9 kali. Semakin besar perputarannya semakin bagus karena idle capacity pada perusahaan tersebut sangat kecil. Sebaliknya jika perusahaan memiliki perputaran persediaan yang kecil haruslah diwaspadai karena banyak barang yang menganggur di gudang dengan jumlah yang besar. Untuk mengetahui lamanya umur persediaan harus terlebih dahulu dihitung rata-rata umur persediaanya, dengan rumus :
Rata-rata umur persediaan = 365/(perputaran persediaan )
Dengan asumsi dalam satu tahun terdapat 365 hari.
Maka rata-rata umur persediaan tersebut adalah : 365/9 = 40,5 hari dibulatkan menjadi 41 hari.
Persediaan akan berputar setiap 40 hari sekali dalam setahun. Manajemen cukup efektif dalam mengelola persediaan perusahaan.
* Utang jangka panjang terhadap ekuitas sebesar 64% : setiap 0,64 hutang dijamin dengan $.1 aset perusahaan. Semakin kecil nilia rasio ini akan semakin bagus tingkat solvabilitasnya karena dengan rasio yang kecil menunjukan kondisi perusahaan yang sehat.
Identifikasi Perusahaan B (Perusahaan Farmasi- manufaktur)
* Rasio margin laba kotor sebesar 53% : Perusahaan memperoleh laba kotor yang besar yang dapat menutupi biaya produksinya karena biaya produksinya yang kecil (sebelum menilai margin laba bersih).
* Rasio margin laba bersih sebesar 14% : dari rasio laba kotor sebesar 53% perusahaan hanya mampu menghasilkan margin laba bersih sebesar 14%. Selisih margin laba kotor dan laba bersih terlalu besar yaitu sebesar 39% menandakan banyaknya biaya produksi dan biaya operasi yang di tanggung oleh perusahaan.
* Rasio penelitian dan pengembangan terhadap penjualan 17% : karena perusahaan B adalah perusahaan farmasi yang bergerak dalam bidang manufaktur dan mengolah obat-obatan maka perusahaan perlu melakukan riset atau penelitian dan pengembangan untuk menjamin produk yang dihasilkannya aman dan dapat diterima oleh masyarakat serta disahkan oleh pemerintah terkait.
* Rasio iklan terhadap penjualan 4% : walaupun margin laba kotor terlihat besar namun dari ratio iklan terhadap penjulan yang sebesar 4% ternyata tidak terlalu mempengaruhi penjualan karena laba bersih yang didapat kecil jika dibandingkan dengan laba kotor.
* Rasio beban bunga terhadap penjualan 1% : penjualan yang dilakukan oleh perusahaan A terdapat beban bunga sebesar 1%. Angka ini termasuk kecil sehingga dapat meringankan biaya yang akan mempengaruhi laba bersih yang akan dihasilkan perusahaan tersebut.
* Pengembalian atas investasi (ROA) 12% : setiap $ 1 investasi asset akan menghasilkan 12 sen laba tahunan sebelum dikurangi bunga setealh pajak.
* Perputaran piutang usaha 5 kali : dalam setahun piutang perusahaan B hanya berputar sebanyak 5 kali, ini artinya tingkat perputaran piutangnya rendah. Kita akan mencari tahu berapa lama piutang itu terkumpul yang akan dikonversikan menjadi kas dengan rumus yang sama yang telah diberikan diatas pada perusahaan A.
Rata-rata umur piutang = 365/(5 ) = 73 hari
Piutang akan terkumpul dalam 73 hari.
* Perputaran persediaan 3 kali : dalam setahun persediaan yang berputar sebanyak 3 kali. Angka ini sangatlah rendah yang dikhawatirkan banyaknya barang yang menggangur di gudang. Kita hitung rata-rata umur persediaan.
Rata-rata umur persediaan = 365/(3 ) = 121,6 hari dibulatkan menjadi 122 hari.
Jumlah yang cukup besar ini berarti persediaan akan berputar setiap 122 hari atau kurang lebih akan berputar 3 bulan sekali. Jadi tidak heran jika perputaran persediaanya hanya 3 kali dalam setahun.
* Utang jangka panjang 45% : setiap 0,45 hutang dijamin dengan $1 aset perusahaan. angka yang cukup kecil untuk perusahaan manufaktur. Semakin nilai rasio tersebut kecil maka semakin baik untuk perusahaan.
Identifikasi Perusahaan C (perusahaan utilitas)
* Rasio margin laba bersih 8% : menunjukan bahwa perusahaan utilitas ini hanya mempu menghasilkan laba bersih yang kecil dan akan membagi deviden yang relative kecil pula. Selain itu perusahaan jasa ini memngeluarkan biaya dan beban operasi yang relative besar.
* Rasio penelitian dan pengembangan terhadap penjualan 0,1% : perusahaan hanya mengeluarkan biaya ini dengan jumlah yang kecil.
* Rasio iklan terhadap penjualan 0,1% : untuk iklan perusahaan pun mengeluarkan biaya yang kecil. Sehingga mengurangi beban perusahaan dalam menanggung biaya dan beban operasinya. Kemungkinana yang menyebabkan perusahaan ini mendapatkan laba yang kecil adalah terletak pada biaya-biaya lain atau hutang yang dimiliki perusahaan.
* Rasio beban bunga terhadap penjualan 15% : perusahaan harus menanggung beban yang cukup besar dalam setiap penjualan produknya.
* Pengembalian atas investasi (ROA) 7% : setiap $ 1 investasi asset akan menghasilkan 7 sen laba tahunan sebelum dikurangi bunga setealh pajak.
* Perputaran piutang usaha 11 kali : dalam setahun piutang akan mengalami perputaran sebanyak 11 kali. Rata-rata hari untuk pengumpulan piutang tersebut adalah :
Rata-rata umur piutang = 365/11 = 33,18 hari dibulatkan menjadi 33 hari.
Perusahaan akan menerima kas dari piutang tersebut dalam waktu 33 hari atau sebulan lebih. Jadi dalam setipa bulannya kas perusahaan akan bertambah.
* Perputaran persediaan n.a : karena Perusahaan C tergolong perusahaan utilitas atau jasa maka perusahaan ini tidak memiliki persediaan.
* Utang jangka panjang terhadap ekuitas 89% : setiap 0,89 hutang dijamin dengan $1 aset perusahaan. nilai ini sangat mengkhawatirkan hampir mencapai 90% yang artinya keadaan perusahaan tidak efisien. Kemungkinan perusahaan ini mempunyai kewajiban yang lebih besar disbanding dengan total assetnya.
Dari ketiga perusahaan diatas perusahaan yang paling efektif dalam segi likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas adalah Perusahaan A. alasannya :
1 Semakin besar margin untuk laba kotor maupun laba bersih maka semakin baik perusahaan itu dan biaya yang ditanggungpun akan semakin kecil. Walaupun perusahaan A memiliki margin laba kotor dan laba bersih yang kecil dibandingkan dengan perusahaan lainnya namun selisih rasio antara laba kotor dan laba bersih sangat kecil yaitu 6% sedangkan untuk perusahaan B sebesar 39% dan perusahaan C kita anggap 8%. Berarti biaya produknya kecil dibanding dengan perusahaan lain. Maka tingkat kinerja operasinya baik walaupun menghasilkan laba bersih yang kecil yang akan mempengaruhi pembagian deviden yang kecil pula.
2 Rasio biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka meningkatkan penjualan berada ditengah-tengah ketiga perusahaan diatas. Tanpa melakukan penelitian dan pengembangan perusahaan sudah mampu menghasilkan laba, kemungkinana perusahaan mengalihkan biaya ini menjadi biaya iklan sehubungan dengan jenis perusahaan ini yaitu perusahaan dagang.
3 Untuk perputaran piutang perusahaan A sangatlah efektif, pihak manajemen mapu mengendalikan piutangnya dengan baik Karena memiliki nilai yang tinggi yaitu 95 kali dalam setahun dengan pengumpulan umur piutang rata-rata setiap 4 hari sekali. Dengan kata lain, perusahaan A akan menerima kas dari hasil piutang setiap 4 hari sekali. Sedangkan perusahaan lainnya sangat jauh dibawah Perusahaan A.
4 Perusahaan A akan mengalami perputaran persediaan sebanyak 9 kali dalam setahun dengan rata-rata umur persediaan selama 41 hari. Lebih bagus disbanding dengan perusahaan B.
5 Semakin kecil nilai rasio dari utang jangka panjang terhadap ekuitas maka semakin baik performa perusahaan tersebut. Walaupun nilai rasio yang paling kecil dimiliki oleh perusahaan B namun dilihat dari keseluruhan data yang ada perusahaan A merupakan perusahaan yang cukup efektif dalam mengelola kewajiban jangka panjangnya. Setidaknya total asset perusahaan masih lebih besar daripada total kewajibannya.
6. perusahaan A berani untuk mengambil resiko mendapatkan laba yang tidak besar tetapi perputaran piutang dagangnya lancar dan persediaan yang mengganggur di gudang tidak banyak. oleh karena itu laba yang di peroleh sedikit namun manajemen mampu meningkatkan kinerja dalam hal piutang dan persediaan.

Soal 1-11



Diminta :
a. Interpretasikan rasio Best Computer dan tarik kesimpulan tentang kinerja dan kondisi keuangan perusahaan- abaikan rasio industry
b. Ulangi analisis (a) dengan melibatkan rasio industry
c. Indikasikan rasio mana yang anda anggap menyimpang dari standar industry. Untuk setiap rasio yang menyimpang dari standar industry tersebut, berikan dua penjelasan yang mungkin.
Jawab :
a. Best Computer telah menyajikan hasil kinerja dan kondisi keuangannya dengan cukup baik dalam bentuk rasio (perbandingan persentase), namun dalam penyajiaannya masih harus banyak mengalami perbaikan, misalnya dengan menambahkan rasio dari tahun yang sebelumnya serta standar yang ditentukan sebelumnya juga harus dicantumkan, agar menjadi perbandingan bagi pembacanya.
b. Jika dibandingkan dengan rasio industri di sekitar daerah industry Best Computer, dapat ditarik kesimpulan bahwa, antara kinerja Best Computer dengan rata-rata industry memiliki angka rasio yang tidak jauh berbeda, ini membuktikan bahwa Best Computer pun mampu bersaing dengan Industri lain yang mungkin bergerak di bidang industry yang sama. Dari segi likuiditas, struktur modal dan solvable, tingkat pengembalian hingga ukuran pasar Best Computer memiliki banyak kesamaan nilai dengan Rata-rata industry yg terdapat di daerah asal.
c. Menurut pendapat saya yang sedikit menyimpang dengan rata-rata industry adalah “Rasio perputaran piutang” pada best computer disajikan sebesar 6,90 sedangkan pada rata-rata industry sebesar 8,15. Ini membuktikan transaksi penjualan kredit yang dilakukan perusahaan banyak, tetapi dalam penerimaan kas atau pelunasan piutangnya yang masih kurang, sehingga terjadi perputaran piutang yang kurang baik dari standar rata-rata industrinya. Dengan kata lain Best Computer harus memperbaiki, baik dari segi penjualan kredit, pengumpulan piutang, hingga penagihan piutang.

Soal 1-12



Ace Co., akan diambil alih oleh Beta Ltd. Di akhir tahun 2007. Beta setuju untuk membayar pemegang saham Ace sebesar nilai buku per saham pada saat pengambilalihan. Seorang analis yang handal membuat proyeksi berikut ini untuk Ace (asumsikan biaya modal sebesar 10% per tahun).

($ per lembar saham)
2002
2003
2004
2005
2006
2007
Dividen
-
$   1,00
$  1,00
$  1,00
$   1,00
$   1,00
Arus Kas Operasi
-
2,00
1,50
1,00
0,75
0,50
Pengeluaran Modal
-
-
-
1,00
1,00
-
Kenaikan (Penurunan) Utang
-
(1,00)
(0,50)
1,00
1,25
0,50
Laba Bersih
-
1,45
1,10
0,60
0,25
(0,10)
Nilai Buku
$9,00
9,45
9,55
9,15
8,40
7,30

Jawab:
a.       Estimasikan nilai per lembar saham Ace Co., pada akhir tahun 2002 dengan menggunakan model diskonto dividen.

2003
2004
2005
2006
2007
Nilai Terminal
=
0,9091
0,8264
0,7513
0,6830
0,6209
4,5327
Jadi estimasi nilai per lembar saham Ace Co., pada akhir tahun 2002 adalah $8,323
(dividend discount model)


b.      Estimasikan nilai per lembar saham Ace Co., pada akhir tahun 2002 dengan menggunakan model laba sisa.

2002
2003
2004
2005
2006
2007
Laba Bersih
-
$1,45
$1,10
$0,60
$0,25
$(0,10)
Nilai Buku
$9,00
9,45
9,55
9,15
8,40
7,30
Pembebanan modal
    (nilai buku awal x 10%)


0,900

0,945

0,955

0,915

0,840
Laba sisa
   (laba bersih - pembebanan modal)



0,55

0,155

(0,355)

(0,665)

(0,940)
Faktor Diskonto

 (laba sisa / faktor diskonto)
9,00
0,50
0,128
(0,267)
(0,454)
(0,584)
Jadi estimasi nilai per lembar saham Ace Co., pada akhir tahun 2002 adalah $8,323
(residual income model)


c.       Estimasikan nilai per lembar saham Ace Co., pada akhir tahun 2002 dengan menggunakan model arus kas bebas untuk ekuitas.

2003
2004
2005
2006
2007
Nilai Terminal
Arus kas operasi
2,00
1,50
1,00
0,75
0,50
7,30
(-) Pengeluaran Modal


(1,00)
(1,00)


(+/-) Kenaikan (Penurunan) Utang
(1,00)
(0,50)
1,00
1,25
0,50

Arus Kas Bebas terhadap Ekuitas
1,00
1,00
1,00
1,00
1,00
7,30
Faktor Diskonto
 (arus kas bebas / faktor diskonto)
0,9091
0,8264
0,7513
0,6830
0,6209
4,5327
Jadi estimasi nilai per lembar saham Ace Co., pada akhir tahun 2002 adalah $8,323
(the free cash flow to equity model)

Blogroll

About